Rabu, 27 Juli 2016

Cara Kerja Radar Cuaca

Keyword              : Radar cuaca, gelombang radio, antena radar

Radar cuaca menggunakan gelombang radio untuk mengumpulkan beberapa informasi mengenai hujan, salju, dan bentuk lain dari cuaca dan iklim. Gelombang radio dari antena radar akan menerpa partikel atau butiran hujan di udara, kemudian terpantul kembali ke antena radar cuaca tadi. Komputer kemudian akan mengukur jatuhnya partikel hujan itu dengan mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang untuk kembali ke antena radar cuaca. Radar cuaca juga mampu mendeteksi arah hujan dan intensitas hujan, sebagaimana diperlihatkan oleh kekuatan gema gelombang yang kembali ke radar cuaca.

Jauhnya jangkauan penglihatan sebuah radar cuaca, bergantung pada kekuatan berkasnya dan pada tingginya antena radar cuaca. Gelombang radio, yang bergerak pada garis lurus, akan naik dari permukaan bola bumi (yang melengkung). Pada jarak sekitar 300 kilometer, gelombang dari sebuah radar cuaca pada ketinggian permukaan laut akan setinggi 6 kilometer, di atas kebanyakan hujan.

Jangkauan Radar cuaca
Radar cuaca dari sebuah stasiun cuaca di tanah harus mengarahkan pancarannya miring menjauhi permukaan bumi. Namun, radar di puncak gunung dapat memancarkan berkasnya dengan sedikit menukik ke arah bawah. Suatu berkas yang mulai 3.800 meter di atas permukaan laut menyentuh cakrawala pada jangkauan sekitar 250 kilometer. Pada jangkauan 550 kilometer, berkas itu berada 6 kilometer di atas permukaan, tempat paling tinggi bagi kebanyakan awan pembawa hujan. Angin topan dan badai kuat lainnya sering muncul pada ketinggian 6 kilometer atau lebih sehingga terlihat oleh radar cuaca di puncak gunung pada jarak 800 kilometer.

Demikianlah pembahasan artikel yang berjudul Cara Kerja Radar cuaca. Semoga bisa mengatasi rasa ingin tahu para pembaca. 
SELAMAT BELAJAR. . . . 


Untuk artikel lebih lengkap dan lebih jelas silahkan dilihat di : disini



Aplikasi Gelombang (Radar)

Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu medium. Pada gelombang yang merambat adalah gelombangnya, bukan zat medium perantaranya. Aplikasi atau penerapan hal yang bekerja dengan prinsip gelombang diantaranya:

Radar
Radar (Radio detection and ranging, yang berarti deteksi dan penjarakan radio) adalah suatu sistem gelombang elektromagnetik yang berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat terbang, berbagai kendaraan bermotor dan informasi cuaca(hujan). Panjang gelombang yang dipancarkan Radar adalah beberapa milimeter hingga satu meter. Gelombang radio/sinyal yang dipancarkan dan dipantulkan dari suatu benda tertentu akan ditangkap oleh Radar. Dengan menganalisa sinyal yang dipantulkan tersebut, pemantul sinyal dapat ditentukan lokasinya dan kadang-kadang dapat juga ditentukan jenisnya. Meskipun sinyal yang diterima relatif lemah/kecil, namun radio sinyal tersebut dapat dengan mudah dideteksi dan diperkuat oleh Radar.
Ada jenis Radar yang mampu menembus permukaan tanah (Ground Penetrating Radar/GPR). Pada dasarnya, Radar bekerja dengan cara mengirimkan impuls gelombang elektromagnetik (EM) dan kemudian menangkap gema-nya. Pengiriman impuls dapat dilakukan langsung dalam kawasan waktu atau secara tak langsung dengan mensintesa gema Radar pada kawasan frekuensi.

Prinsip Radar geometri pencitraan GPR yaitu data pantulan untuk satu titik pencitraan akan berupa suatu fungsi waktu yang menyatakan letak dan kekuatan pemantul sepanjang perjalanan gelombang. Bentuk data Radar yang paling mendasar ini disebut sebagai sapuan jenis-A atau A-scan. Untuk kasus impuls Dirac, pantulan ideal akan berupa impuls Dirac yang tertunda dan dilemahkan. Jika penyapuan dilakukan sepanjang suatu garis lurus, akan diperoleh sekumpulan A-scan yang menyatakan letak-letak pemantul pada kedalaman tertentu sepanjang garis. Untuk pemantuk berupa benda titik, profil pantulan akan berbentuk hiperbola tertelungkup. Hasil penyapuan yang demikian disebut sebagaiB-scan. Jika B-Scan dilakukan berkali-kali sehingga meliputi suatu bidang datar, maka hasilnya adalah gambaran dimensi tiga yang disebut sebagai C-scan.


Untuk artikel lebih lengkap dan lebih jelas silahkan dilihat di : disini