Keyword : Radar cuaca, gelombang radio,
antena radar
Radar cuaca menggunakan gelombang
radio untuk mengumpulkan beberapa informasi mengenai hujan, salju, dan
bentuk lain dari cuaca dan iklim. Gelombang radio dari antena
radar akan menerpa partikel atau butiran hujan di udara, kemudian terpantul
kembali ke antena radar cuaca tadi.
Komputer kemudian akan mengukur jatuhnya partikel hujan itu dengan mengukur
waktu yang dibutuhkan gelombang untuk kembali ke antena radar cuaca. Radar
cuaca juga mampu mendeteksi arah hujan dan intensitas hujan,
sebagaimana diperlihatkan oleh kekuatan gema gelombang yang kembali ke radar cuaca.
Jauhnya jangkauan penglihatan sebuah radar cuaca, bergantung pada kekuatan berkasnya dan pada
tingginya antena radar cuaca. Gelombang radio, yang bergerak pada
garis lurus, akan naik dari permukaan bola bumi (yang melengkung). Pada
jarak sekitar 300 kilometer, gelombang dari sebuah radar cuaca pada
ketinggian permukaan laut akan setinggi 6 kilometer, di atas kebanyakan hujan.
Jangkauan Radar cuaca
Radar cuaca dari sebuah stasiun cuaca di tanah harus mengarahkan
pancarannya miring menjauhi permukaan bumi. Namun, radar di puncak gunung
dapat memancarkan berkasnya dengan sedikit menukik ke arah bawah. Suatu berkas
yang mulai 3.800 meter di atas permukaan laut menyentuh cakrawala pada
jangkauan sekitar 250 kilometer. Pada jangkauan 550 kilometer, berkas itu
berada 6 kilometer di atas permukaan, tempat paling tinggi bagi kebanyakan awan
pembawa hujan. Angin topan dan badai kuat lainnya sering muncul pada ketinggian
6 kilometer atau lebih sehingga terlihat oleh radar cuaca di puncak
gunung pada jarak 800 kilometer.
Demikianlah pembahasan artikel yang
berjudul Cara Kerja Radar cuaca. Semoga
bisa mengatasi rasa ingin tahu para pembaca.
SELAMAT BELAJAR. . . .
Untuk artikel lebih lengkap dan lebih jelas silahkan dilihat di : disini